Selasa, 27 April 2010

desa tercinta

Susukan adalah desa di kecamatan Susukan, Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia. Desa di batasi oleh : sebelah timur desa Kedawung, sebelah selatan desa Gumelem Wetan dan Gumelem Kulon, Sebelah Barat desa Piasa Wetan, sedangkan sebelah utara desa Dermasari dan Kemranggon.
Jarak dari Pertigaan karesidenan Banyumas 12 Km kearah timur,dari kota Banjarnegara berjarak 36 Km kearah barat.        

Jumat, 23 April 2010

objek wisata di banjarnegara


OBJEK WISATA DI JALUR SELATAN JATENG ; Dataran Tinggi Dieng Sangat Dikenal


Kedaulatan-rakyat.com~OBJEK wisata di Jateng, ternyata banyak dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Jika Candi Borobudur sudah sangat mendunia, karena masuk dalam salah satu keajaiban dunia, sehingga menjadi salah satu objek wisata andalan Jateng, Kawasan Dataran Tinggi Dieng juga cukup representatif untuk dikenalkan kepada wisatawan dunia.

Objek yang satu ini juga sudah sangat dikenal. Setiap kali ada kegiatan terkait dengan wisata, daerah-daerah di luar pulau Jawa bisa dipastikan akan menanyakan wisata Dieng. Ini menunjukkan bahwa objek wisata Dieng sudah sangat dikenal oleh para wisatawan nasional. Yang menjadi bahan pertanyaan, banyaknya tarif retribusi di dataran Dieng yang dikenakan kepada para wisatawan. Jika sebelumnya wisatawan bisa menikmati keindahan dataran tinggi Dieng hanya dengan satu tiket, kini menjadi beberapa tiket masuk. Ini disebabkan dataran tinggi Dieng sudah tidak lagi dikelola secara bersama antara pemerintah Wonosobo dan Banjarnegara. Dua daerah tersebut kini masing-masing memacu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan cara membuka sendiri loket wisata. Sehingga wisatawan yang masuk melalui pintu Wonosobo harus membayar lagi jika akan menikmati objek yang berada di kawasan milik Banjarnegara, dan begitu sebaliknya. Kasie Objek dan Daya tarik wisata, dinas Pariwisata Wonosobo Pudjonggo Kristiawan, saat menerima kunjungan wartawan peserta pers tour mengatakan, setiap kunjungannya ke daerah-daerah di luar pulau Jawa, pelaku wisata selalu menanyakan keberadaan objek wisata Dieng.    

gambaran umum banjarnegara

visi dan misi banjarnegara


Visi dan Misi




VISI DAN MISI KABUPATEN BANJARNEGARA

sejarah singkat kab banjarnegara


Sejarah

Watulembu Dalam perang Diponegoro, R.Tumenggung Dipoyudo IV berjasa kepada pemerintah mataram, sehingga di usulkan oleh Sri Susuhunan Pakubuwono VII untuk di tetapkan menjadi bupati banjar berdasarkan Resolutie Governeor General Buitenzorg tanggal 22 agustus 1831 nomor I, untuk mengisi jabatan Bupati Banjar yang telah dihapus setatusnya yang berkedudukan di Banjarmangu dan dikenal dengan Banjarwatulembu. Usul tersebut disetujui.
Persoalan meluapnya Sungai Serayu menjadi kendala yang menyulitkan komunikasi dengan Kasunanan Surakarta. Kesulitan ini menjadi sangat dirasakan menjadi beban bagi bupati ketika beliau harus menghadiri Pasewakan Agung pada saat-saat tertentu di Kasultanan Surakarta. Untuk mengatasi masalah ini diputuskan untuk memindahkan ibukota kabupaten ke selatan Sungai Serayu.

Kamis, 22 April 2010

sekilas tentang macapat

Bagi orang yang ingin menggeluti kesenian tradisional terlebih dahulu harus dapat menguasai tembang Macapat. Hal ini penting, karena tanpa menguasai tembang Macapat sulitlah orang menggeluti kesenian tradisional Jawa, seperti : Karawitan, Wayang Kulit, Ande-ande Lumut, Brambangan, apa lagi Langen Mandra Wanara. Sebab tembang Macapat merupakan unsur baku dan induk (babon) kesenian tradisional Jawa. Oleh karena itu, apabila ingin menggeluti salah satu kesenian tradisional Jawa, sebaiknya rajin mengikuti Macapatan.